Archive for the 'Chishiki' Category

Alternatif Lain Yahoo Wordpress Plug In…

Cuma mo share dikit soal plug in wordpress saja :)
Tentu sudah pernah denger, install, bahkan sedikit modifikasi plugin yahoo dan msn untuk wordpress buatan pak priyadi kan? :) Dengan plug ini ini, beberapa karakter bisa berganti sendiri menjadi emoticon milik yahoo atau milik msn… seperti “:” +”)” menjadi :) , “:” + “D” menjadi :D dan lain-lain…
Well, aku di sini cuma mo ngasih satu alternatif lain dari plug in ini… gak ada salahnya kan punya alternatif lain :D Ada plug in lain yang bisa digunakan untuk mendapatkan hasil yang sama… ya walaupun harus sedikit kerja ekstra sih :)

ok, plug in yang akan di pakai adalah plug in smilies themer. Download paket smilies themer yang ada di situ dan extract ke folder /wp-content/plugins/ , kemudian masuk ke dalam dashboard wordpress dan activate plug in itu… selesai? belum… karena result yang ingin di dapat adalah emoticon yahoo kan? tapi pake smilies dan emoticon yang ada di plug in itu tidak ada paket emoticon yahoo yang biasa kita gunakan. Jadi kita harus membuat satu paket smilies yang baru untuk paket smilies yahoo kita.

yang harus dimiliki adalah beberapa emoticon dalam bentuk file dan satu file php yang akan kita gunakan sebagai mapping simbol apa saja yang akan jadi gambar tertentu. Contohnya seperti ini :

file mapping tadi harus bernama “package-config.php”. Contoh gambar di atas berarti melakukan mapping dari karakter “:” + “(” agar di tampilkan icon dengan nama file “yahoo_sad.gif”. Gitu doank sih sebenarnya :D Cuma memang harus melakukan mapping untuk setiap icon yang ada. Dan jika ada lebih dari 1 pola yang memakai icon yang sama, maka harus menuliskan sebanyak jumlah pola yang ada itu tadi di file konfigurasi tadi. Asal mappingnya benar, harusnya paket dah ok dan letakkan dalam 1 folder sendiri file-file icon itu tadi bersamaan dengan file “package-config.php”. Kemudian tinggal upload ke path “/wp-content/plugins/smilies-themer”. Kemudian tinggal masuk ke menu plug in milik smilies themer, dan pilih paket yang kita bikin tadi. Dan harusnya sekarang emoticon yahoo tadi sudah bekerja di wordpress kita. Oh ya, berbeda dengan plug in buatan pak priyadi yang mengharuskan kita men-set agar wordpress tidak meng-convert emoticon, justru di plug in ini kita harus set wordpress agar melakukan convert tersebut.

kelebihannya sih sejauh ini aku baru nangkep satu, kalau kita ingin, kita bisa membuat paket emoticon sendiri. Jadi bagi yang pengen bikin emoticon sendiri kemudian menaruhnya agar bisa di gunakan sebagai emoticon di wordpress, maka bisa menggunakan plug in ini :)

Oh ya, sekalian kalau ada yang ingin mencoba tapi lagi males ngetik codingnya. Bisa download paket yang udah aku satukan di sini –> yahoo_smillies.zip

nb. Kalau memakai plug in ini dan pengen munculin emoticon2 itu tadi di atas kolom pemberi komentar, bisa memakai plug in tambahan yaitu smilies themer toolbar. Cukup install, lalu activate maka emoticon2 itu tadi akan muncul di atas kolom pemberi komentar dan bisa di gunakan oleh pemberi komentar. Aku sendiri tidak memakai plug in toolbar ini. Belum pengen aja :D

Oh iya, mapping hampir semuanya aku ambil dari plug in pak priyadi, so all credits should go to him.

SAP…

Lagi pengen bikin post share dikit nih :) moga2 membantu ya :) Dah banyak yang ngasih pemaparan tentang SAP. Jadi aku tulis dengan gaya bahasaku aja ya :D heheheheh *malesnya keluar :p*

Anggap aja ada satu perusahaan… pertama berdiri tidak terlalu besar… cuma di kelola oleh beberapa orang karyawan, kurang dari 10 orang… Kegiatan bisnis yang di lakukan juga cuma sederhana, tidak bakal lepas lah kalau di handle oleh mereka sendiri… Lama kelamaan perusahaan itu berkembang dan berkembang…. Pada akhirnya, perusahaan itu menjadi besar dan memiliki amat sangat banyak karyawan dan banyak proses yang terjadi di dalamnya… So? Jika tidak dilakukan perencanaan dan pengaturan dengan matang, maka bisa jadi perusahaan itu akan runtuh… bukan runtuh karena kalah bersaing, tapi runtuh karena tidak bisa memanage dirinya sendiri :)

Di bidang IT, ada yang namanya ERP (Enterprise resource Planning). ERP ini maksudnya adalah jenis suatu program yang mencangkup segala sesuatu yang terjadi di dalam perusahaan. Biasanya suatu software ERP akan memiliki proses penyimpanan data-data sumber daya (resources) yang dimiliki oleh perusahaan dan akan bisa mencatat proses bisnis apa saja yang terjadi di dalam perusahaan itu dan pengaruhnya pada penggunaan sumber daya itu tadi pula. Dengan software ERP itu sendiri, biasanya orang akan dapat menampilkan data-data yang diinginkan sehingga bisa digunakan untuk pertimbangan keputusan langkah perusahaan ke depan.

Dari banyak software ERP yang ada di bumi ini (buset… bumi coi :)) ), salah satunya adalah SAP. SAP sendiri sih katanya singkatan dari “Systems Applications and Products in Data Processing”… yang mana aku pikir hanya singkatan yang dibuat ketika SAP itu sendiri sudah mendunia… SAP pasti sebelumnya singkatan dari kata2 german *sok taunya keluar* :D SAP muncul sebagai salah satu pionir dalam bidang ERP. Banyak perusahaan yang akhirnya mengimplementasikan SAP. Kekuatan SAP terletak pada integrasinya. Mulai dari financial dan controlling, material management, plant maintenance, production planning, customer relation management, de el el de el el itu bisa di integrasikan. Walaupun sepertinya terdengar gampang… tapi sebenarnya tidak. Implementasi ERP seperti SAP itu sangat berat…. sangat tidak mungkin 1 orang melakukan implementasi lengkap pada satu perusahaan, dan juga tidak mungkin dalam waktu yang singkat :) Implementasi full pada 1 perusahaan biasanya akan memakan waktu beberapa bulan. Dan itu pasti lebih dari 4 bulan. Bahkan 6 bulan akan terdengar terlalu cepat untuk implementasi yang lengkap :) Walaupun tidak selamanya orang akan full ikut dalam beberapa bulan itu, ada waktunya orang yang dibutuhkan akan di tarik masuk ke dalam implementasi.

Suatu implementasi SAP biasanya akan berlangsung beberapa bulan, dan karena SAP sendiri sudah dibagi ke beberapa modul, maka akan ada kelompok yang akan meng-handle setiap modul. Tergantung dari kebijakan perusahaan, maka implementasi SAP bisa menggunakan jasa konsultan untuk mempermudah implementasi, bisa juga hanya di handle oleh tim dari dalam perusahaan itu sendiri. Dalam implementasi ada 2 pihak yang berperan, 1 pihak yang mengerti functional, dan 1 pihak lagi yang mengerti tentang technical. Kalo mo dijelasin lebih jelas dikit :

  1. Functional
    Bagian functional terbagi ke beberapa modul. Orang yang ada di bagian ini, akan lebih berkutat di bisnis prosesnya. Dia yang harus mengimplementasikan bisnis proses apa aja yang ada di dalam perusahaan dan bagaimana implementasinya di dalam SAP. Jika SAP itu sendiri sudah ada fungsi standar bawaan yang bisa di pakai, maka hanya perlu dilakukan setting saja. Akan tetapi, pada kenyataannya, karena bisnis proses satu perusahaan dengan yang lain itu berbeda-beda, maka biasanya akan di perlukan tambahan, modifikasi ataupun pengurangan dari fungsi2 yang sudah ada sebelumnya. Dalam hal ini, functional tidak bisa mengerjakan sendiri. Functional akan menyerahkan tambahan, modifikasi ataupun pengurangan tadi ke bagian technical.
  2. Technical
    Bagian technical sendiri terbagi ke beberapa bagian lagi.Bagian technical adalah yang bertanggung jawab terhadap system, modifikasi program, tambahan, maupun pengurangan. Orang-orang di bagian ini lebih berkutat terhadap dengan sistem. Jika ada sesuatu dengan sistem, biasanya mereka akan di butuhkan. Sama seperti technical, SAP sendiri ada banyak fungsi bawaan yang bisa di pakai untuk memudahkan kerjaan. Tetapi ketika tidak ada fungsi, maka bagian technical harus membuatnya dari nol. Mungkin gak murni dari nol banget, tapi bisa jadi bener2 dari nol.

Ok deh, kayaknya itu dulu… dah kepanjangan aku nulis kayaknya :) semoga bermanfaat ya :) kalo ada pertanyaan atau ada yang kurang jelas, silakan tulis di komen, atau email juga gapapa… ke poirt.dart(et)gmail.com