Edo Datum a blog of a simply lazy boy…. ^_^

15Dec/0810

Extremely Loud and Incredibly Close

Sebuah Novel dari Jonathan Safran Foer.

Extremely Loud and Incredibly Close terbagi menjadi beberapa cerita yang di narasikan oleh beberapa orang.

  • ada narasi dari Oskar Schell, anak dari Thomas Schell yang meninggal di peristiwa 9/11. Kebanyakan narasi ini berupa cerita langsung dari dia.
  • ada narasi dari kakek biologis Oskar Schell, kebanyakan narasinya berupa surat yang di tujukan kepada anaknya.
  • ada narasi dari nenek biologis Oskar Schell, kebanyakan narasinya berupa cerita dan surat yang di tujukan kepada cucunya, si Oskar Schell tadi.

Inti ceritanya lebih kepada pencarian jati diri seorang anak muda yang di tinggal meninggal oleh ayahnya di peristiwa 9/11, perjalanan sepasang kekasih yang mencintai-dan-tidak-mencintai (baca novelnya, dan mungkin kamu mengerti maksud kalimat tadi :p ), dan tentang menebus kesalahan di masa lalu.  Terdengar klise? Mungkin, tapi cerita ini dikupas dari cara yang unik dan berbeda, sehingga membuat cerita yang sama sekali berbeda dari biasanya.

Jonathan Safran Foer menulis novelnya dengan cara yang berbeda dari novel biasa.  Mulai dari penggunaan foto dan gambar sampai dengan permainan-halaman-yang-apik  yang di gunakan sebagai pelengkap visualisasi atau malah jadi semacam penerus cerita tanpa tulisan lainnya.  Terkadang kita mendapat coretan-coretan tidak jelas, seakan-akan di coret oleh orang yang membaca sebelum kita, tapi itu cara dia menulis novel.  Salah satu karakter di novel itu di ceritakan memiliki kebiasaan untuk memberi petunjuk kepada anaknya dengan memberikan coretan di beberapa bagian tertentu di sebuah kolom di koran yang di bacanya.  Dan hal itu di lakukan di bab berikutnya.  Bab tersebut bisa di bilang memiliki 2 cerita, satu cerita yang di tulis, satu lagi cerita yang bisa kita rangkai dari kata2 yang di beri tanda coretan tadi.

Ada satu bagian di mana salah satu tokoh ingin menulis seluruh perasaan yang dia rasakan ke dalam ketikan surat yang di tujukan ke anaknya.  Dan dia kehabisan kertas,  kemudian dia mengetik surat itu tadi dengan menumpuk bagian yang tidak cukup tadi ke bagian sebelumnya, sehingga sebagian besar surat tersebut tidak bisa di baca.  Sekilas kita yang melihat halaman tersebut, kita akan merasa bahwa ini kesalahan cetak.  Aku sendiri sempat merasa seperti itu, tapi setelah browsing, cari info, ternyata itu bukan kesalahan cetak.  Melainkan berupa visualisasi dari bentuk surat yang di tumpuk karena si tokoh tadi sedang kehabisan kertas dan dia tidak mau menunggu lagi untuk menulis yang dia rasa.

Terkadang juga kita di berikan beberapa halaman kosong yang berurutan, sekali lagi bisa membuat kita merasa bahwa ini kesalahan cetak, tapi jika kita mengikuti novelnya, kita bakal mengerti apa yang di maksud ketika sampai pada halaman itu.  Dan cara penulisan novel yang berbeda dari biasanya ini di paparkan dengan sangat baik oleh Jonathan Safran Foer.  Mungkin ada peranan sang istri juga di sana.  Sebab istri Jonathan Safran Foer, Nicole Krauss, juga merupakan penulis novel dengan gaya yang sama.  Nice happy couple eh? *ucapkan dengan intonasi yang menandakan rasa iri*  :D

Mungkin yang sedikit rada mengganggu adalah cerita yang ada sedikit terlalu panjang, sehingga ada kemungkinan orang akan menjadi sedikit jenuh di tengah jalan.  Tapi secara keseluruhan, worth to read novel ini. :)

nb.  sepertinya novel ini akan susah untuk di terjemahkan ke bahasa lain, sebab novel ini lumayan kental visualisasinya (seperti coretan tadi), sehingga ketika di terjemahkan, ada kemungkinan arti sebenarnya akan bergeser.

nb 2. Judul novel ini di ambil dari salah satu bab novel ini, di mana Oskar Schell sedang marah terhadap seseorang dan dia berteriak ke orang itu, Oskar Schell berkata bahwa ketika dia berteriak ke orang tersebut suara dia "Exteremely Loud" dan wajah dia dengan orang tersebut "Incredibly Close"... Thus.. Extremely Loud and Incredibly Close...

Filed under: Resensi Buku 10 Comments
13Dec/0815

Love is Hard…

Lagi seneng ama lagu ini belakangan :D

Love is hard, if it was easy, it wouldn't mean nothing :-|

I see lovers in the streets walking,
Without a care.
They're wearing out loud
Like there's something in the air
Oooooh, and i don't care

They're treading lightly
No they, don't sink in
There's no tracks to follow
They don't care where they going
Hmm

And if they're lucky and they'll,
They'll get to see and if they're
Really really lucky they'll
Get to feel..

And it kicks so hard,
It breaks your bones.
Cuts so deep
It hits your soul.
Tears your skin and
Makes your blood flow.
It's beter that you know,
That love is hard.

Love takes hostages,
Gives them pain.
Gives someone the power to
Hurt you again and again
Oooh, but they don't care

And if they're lucky and they'll,
They'll get to see and if they're
Really really lucky they'll
They'll get to feel.
And if they're, they're truely blessed
And they're get to believe
And if you're dammed, you'll never
Let youreself be diseased.

And it kicks so hard,
It breaks your bones.
Cuts so deep
It hits your soul.
Tears your skin and
Makes your blood flow.
It's beter that you know,
That love is hard.

Hmmmmmmm...

Kicks so hard,
It breaks your bones.
Cuts so deep
It hits your soul.
Tears your skin and
Makes your blood flow.
It's beter that we know..

And it kicks so hard,
It breaks your bones.
Cuts so deep
It hits your soul.
Tears your skin and
And makes your blood flow.
It's beter that you know,
That love is hard..

Love is hard, love is hard.

If it was easy,
It wouldn't mean nothing tough.

James Morrison ~ Love is Hard

4Dec/087

Congratulations…

Congrats... hope this is the best for you :)

nuff said... :)

   

Switch to our mobile site